Langsung ke konten utama

Learning Diary Chapter 10

Hello, good morning!!

    Monday, November 8, 2021, I woke up early at 6:30, the day there was an ESP Publishing course at 8:30. but before going to college I want to prepare myself like washing my face, eating a little so that later during the lecture there will be no problems.

    but at 8:30, it turned out that ma'am Widya Rizky Pratiwi was present because there was an impromptu workshop. but there are instructions via WA, namely to make a learning diary, at first I was ready to go to class but because of problems I continued to sleep again because each one was sleepy due to staying up late at night working on non-fiction assignments.

    at 12:00 noon, I started to feel better and immediately took a shower. and I suddenly thought that I wanted to go refreshing outside the room while writing my non-fiction book again. At 13:00 pm I was ready but suddenly I fell asleep again, so I lay down a little.

    I suddenly fell asleep, at 15:00 I suddenly woke up and realized that I had fallen asleep, I immediately got up and washed my face and went straight to the warkop near my house. I walked for about 5 minutes, after arriving I immediately ordered a coffee drink so I wouldn't sleep again and immediately started working on a non-fiction assignment, a book about the culture of South Sulawesi and the Bugis-Makassar tribe. 

***

Halo selamat pagi!!

    hari senin tanggal 8 november 2021 saya bangun pagi jam 6:30, hari ada mata kuliah ESP Publishing jam 8:30. tapi sebelum kuliah saya ingin mempersiapkan diri seperti cuci muka, makan sedikit agar nanti pada saat perkuliahan tidak ada kendala.

    tapi pada saat jam 8:30 ternyata ma'am Widya Rizky Pratiwi Hadir karena ada workshop dadakannya. tapi ada intruksinya lewat WA yaitu buat learning diary, awalnya saya sudah siap masuk kelasnya tapi karena ada kendala saya lanjut tidur lagi karena masing ngantuk akibat begadang temgah malam kerja tugas non-fiksi.

    pada jam 12:00 siang hari, perasaan saya mulai membaik dan langsung mandi. dan saya tiba tiba terpikir kalau saya ingin pergi refreshing diluar ruangan sambil menulis buku non-fiksi saya lagi. Jam 13:00 siang saya sudah bersiap tapi tiba-tiba saya mengantuk lagi, jadi saya baring-baring sedikit.

    saya tiba-tiba ketiduran, jam 15:00 saya tiba-tiba bangun dan menyadari kalau saya ketiduran, saya langsung bangun cuci muka dan langsung berangkat menuju warkop dekat rumah. saya berjalan kaki sekitar 5 menit, setelah sampai saya langsung memesan minuman kopi agar tidak mengantuk lagi dan langsung mengerjakan tugas non-fiksi, sebuah buku tentang budaya sulawesi selatan dan suku bugis-makassar.

Komentar

Konten Populer

Learning Diary

English hello guys, how are you in this time of crisis?1?1. all healthy. this time I want to share my experience about my college meeting last Monday. and I hope all of you are healthy always.     On the 11th yesterday I had a class schedule, namely ESP Publishing and also Non-Fiction Writing. the lecturer is Dr. Widya Rizky Pratiwi S.pd., M.PD. I used to call her Ma'am widya. ma'am widya brought Non-Fiction Writing material during the meeting last Monday. during class time we present the work we have made, namely the non-fiction book outline. I also got a turn to present the results of my book outline. and grateful that I got a positive response and also advice from ma'am widya directly. I was greatly helped by his advice.     At 11:00 we took a five minute break and continued our ESP Publishing course. The lecturer who brought the material was also the same, namely Dr. Widya Rizky Pratiwi S.pd., M.PD. he brought two courses at the same time on Monday. When we enter...

Berkomitmen, menumbuhkan motivasi menulis, dan menemukan ide brillian tentang konsep

https://kumparan.com/ menulis merupakan sebuah kegiatan produktif yang dapat memberikan manfaat baik pada penulis pemula maupun penulis profesional. ada 2 macam penulis yaitu non-fiksi dan fiksi. non-fiksi tidak bersifat fiksi namun non-fiksi berkaitan dengan fakta dan data. sumber :  https://kbbi.web.id/nonfiksi sedangkan fiksi bersifat imajinasi. penulis bebas menentukan isi ceritanya bagaimana, seaneh apapun ceritanya tidak akan ada masalah. tujuan saya dalam menulis buku non-fiksi bersifat kebudayaan itu karena saya ingin memperkenalkan budaya-budaya yang ada di sulawesi selatan ini. saya ingin masyarakat kedepannya peduli akan kebudayaannya. saya berkomitmen ingin menyelesaikan buku ini tepat akhir semester 3 dan motivasi saya adalah untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya kebudayaan saat ini. itulah bahan bakar saya selama menulis buku ini. target saya 1 hari 5 halaman sampai akhir semester ini. dan saya berkomitmen akhir semester ini buku saya sudah jadi. kalau tida...
Kabar   Kehancuran Benua Atlantis di Al Qur’an Kabar Kehancuran Benua Atlantis di Al Qur’an Ini artikel yang saya temukan di Internet, entah siapa penulisnya, mungkin ada benarnya penisbahan ayat-ayat al-Qur’an yang dikutipnya dengan kejadian Kemusnahan peradaban Atlantis dulu (11.600 tahun yang lalu). Untuk melengkapi kajian dan penelitian tentang Peradaban Atlantis. Semoga bisa diambil pelajaran darinya. (Red. Ahmad Samantho) Kabar kehancuran benua Atlantis di Al Quran : Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjir, maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zalim itu. QS. al-Mu’minun (23) : 41 Kemudian Kami ciptakan sesudah… mereka umat-umat yang lain. QS. al-Mu’minun (23) : 42 Maka apakah kamu merasa aman (dari hukuman Tuhan) yang menjungkir balikkan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan (angin keras yang membawa) batu-batu kecil? Dan kamu tidak akan mendapat...